Minggu, 05 Desember 2010

BATU GINJAL

Batu ginjal (urolitiasis) dapat terjadi di bagian mana saja pada sistem perkemihan. Namun, yang paling banyak ditemukan adalah di dalam ginjal (nefrolitiasis). Batu ginjal adalah peng-kristalan mineral yang mengelilingi eat organik, misalnya nanah, darah, atau sel yang sudah mati. Biasanya, batu (kalkuli) terdiri atas garam kalsium (oksalat dan fosfat) atau magnesium fosfat dan asam urat.
Sebab
Penyebab batu ginjal adalah idiopatik. Akan tetapi, ada faktor yang merupakan predisposisi dan yang utama adalah ISK. Infeksi ini akan meningkatkan terbentuknya zat organik. Zat ini dikelilingi mineral yang mengendap. Pengendapan mineral ini (karena infeksi) akan meningkatkan alkalinitas urine dan mengakibatkan pengendapan kalsium fosfat dan magnesium amonium fosfat.
Stasis urine juga dapat menyebabkan pengendapan zat organik dan mineral. Faktor lain yang dikaitkan dengan pem-bentukan batu adalah konsumsi antasida dalam jangka panjang, terlalu banyak vitamin D, dan kalsium karbonat.
Batu ginjal biasanya terdiri atas kalsium oksalat. Oleh karena itu, apa saja yang mungkin menyebabkan hiperkalsiuri dapat menjadi faktor pencetus pembentukan batu ginjal. Peningkatan absorpsi usus terhadap kalsium juga dapat mengakibatkan hiperkalsiuria atau dapat juga karena tubula ginjal kurang mereabsorpsi kalsium.
Gejala
Gejala utama batu ginjal yang akut adalah kolik ginjal atau nyeri kolik. Lokasi nyeri bergantung pada lokasi batu. Apabila batu ada di dalam pelvis ginjal, penyebab nyerinya adalah hidronefrosis dan nyeri ini tidak tajam, tetap, dan dirasakan di area sudut kostovertebra. Apabila batu turun ke dalam ureter, pasien akan mengalami nyeri yang hebat, kolik, dan rasa seperti ditikam. Nyeri ini bersifat intermiten dan disebabkan oleh spasme (kejang) ureter dan anoksia dinding ureter yang ditekan batu. Nyeri ini menyebar ke area suprapubik, genitalia eksterna, dan paha. Nyeri kolik dapat disertai dengan mual dan muntah.
Biasanya, setelah pasien mengalami dua atau tiga kali serangan nyeri kolik, batu dapat keluar. Hal ini mungkin disebabkan batu tersangkut di bagian ureter yang sempit seperti pada pertemuan ureter dan pelvis (ureteropelvic junction) serta pertemuan ureter dan kandung kemih (ureterovesical junction). Hematuria makroskopik dapat terjadi apabila batunya kasar. Pasien dengan batu ginjal juga dapat mengalami ISK.
Manajemen Keperawatan Kolaboratif Uji diagnostik
Yang termasuk dalam pemeriksaan diagnostik adalah sinar X KUB, pielografi intravena atau retrograd, ultrasonografi, pemindaian CT, dan sistoskopi. Urinalisis dan kalsium serum dan kadar asam urat serum juga diperiksa.
Untuk mengetahui asiditas dan alkalinitas urine, pH urine dipantau dengan dipstick setiap pasien berkemih. Pengumpulan spesimen urine 24 jam untuk mengetahui kadar kalsium, oksalat, fosfor, dan asam urat dalam urine.
Medikasi
Natrium dan kalium fosfat dapat diberikan untuk mengurangi kalsium dalam urine. Akan tetapi, obat ini tidak diberikan (kontraindikasi) apabila terjadi infeksi ginjal. Hidroklorotiazid (diuretik) dapat mengurangi kalsium dalam urine dengan meningkatkan reabsorpsi kalsium dalam tubulus ginjal.
Batu fosfat dapat tumbuh di dalam urine yang alkalin. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah membuat urine menjadi asam dengan memberi vitamin C dan menghindari infeksi saluran kemih (ISK). Profilaksis untuk batu asam urat adalah pemberian obat natrium bikarbonat untuk urine agar menjadi alkalin.
Tindakan
Sekitar 90% batu perkemihan keluar secara spontan. Apabila tidak ada infeksi atau obstruksi, batu dibiarkan dalam ureter selama beberapa bulan. Asupan cairan ditingkatkan (2.500-3.000 ml/hari) untuk membantu pengeluaran batu dan mencegah infeksi.
Apabila batu tidak keluar secara spontan, kateter uretra melalui sistoskopi dapat dipasang selama 24 jam. Diharapkan kateter ini mampu memperbesar lumen ureter dan apabila kateter dicabut, bath dapat masuk ke dalam kandung kemih. Pengeluaran dari dalam kandung kemih baru dapat dilakukan dengan cara manipulasi sistoskopik.
Litotripsi perkutan
Litotripsi perkutan merupakan. teknik yang memerlukan nefrostomi perkutan yang dibuat melalui insisi 1/4-1/2 inci di atas ginjal. Untuk melaksanakan prosedur ini, diperlukan anestesia dan sinar X selama prosedur berlangsung. Nefroskop dimasukkan melalui insisi di kulit (perkutan) untuk mengambil batu.
Apabila batu tidak dapat diambil, probe lithotripter dimasukkan untuk menghancurkan batu. Komplikasi prosedur ini meliputi perdarahan, sepsis, dan abses, tetapi jarang terjadi. Setelah prosedur ini selesai, pasien merasa nyeri seperti kolik ginjal.
Nyeri ini disebabkan oleh manipulasi yang dilakukan dokter pada ginjal dan ureter saat mengeluarkan batu. Pasien diberi obat analgesik narkotik. Drainase dan nefrostomi dapat menjadi banyak sehingga balutan perlu diganti sesering mungkin untuk mencegah lecet dan infeksi di kulit. Keluarnya drainase dari nefrostomi dapat berlangsung selama 3-4 hari. Biasanya, pasien diberi antibiotika selama dua minggu.
Manajemen bedah
Pembedahan diperlukan apabila besar batu lebih dari 1 cm dan menimbulkan nyeri, obstruksi, dan infeksi. Pembedahan untuk mengambil batu dari ureter disebut ureterolitotomi. Pemeriksaan sinar X perlu dilaksanakan sebelum pembedahan supaya insisi dibuat tepat di lokasi batu. Apabila batu ada di sepertiga bagian bawah ureter, dapat dilakukan insisi rektus. Apabila batu terdapat di dua pertiga bagian atas ureter, insisi panggul dilakukan.
Pengambilan batu dari pelvis ginjal disebut pielolitotomi. Pengambilan batu dari parenkim ginjal disebut pielolitotomi. Batu di kandung kemih dapat diambil melalui pembukaan suprapubik atau batu dihancurkan dengan alat litotrit yang dimasukkan ke dalam kandung kemih melalui uretra. Prosedur ini disebut litolapaksi. Setelah batu dihancurkan, kandung kemih diirigasi secara terus-menerus atau intermiten dengan natriurn sitrat (larutan G) atau Hemiacidrin (Renacidin) untuk menetralkan alkalinitas urine yang terjadi akibat infeksi, sekaligus mem-buang sisa batu yang dihancurkan.
Diet
Pasien penderita batu kalsium perlu menghindari makanan yang tinggi kalsium. Individu yang berisiko mengalami batu yang terdiri atas kalsium oksalat, kalsium fosfat, magnesiumamonium fosfat, perlu mengonsumsi makanan yang kaya asam agar urine menjadi asam. Vitamin C dapat banyak membantu.
Pasien dengan asam urat atau batu sistin memerlukan diet yang alkalin karena asam urat dan sistin dapat larut dalam urine yang alkalin. Asupan cairan (dianjurkan air) ditingkatkan dari 3.500-4.000 ml per 24 jam. Pasien dianjurkan bangun malam untuk minum segelas air.
Aktivitas
Kemungkinan mengeluarkan batu secara spontan lebih besar terjadi pada orang yang ambulasi dan aktif daripada orang yang istirahat baring.
Manajemen Keperawatan Pengkajian Data subjektif. Kunci penting dalam diagnosis adalah riwayat pasien. Dari riwayat nyeri yang dialami pasien, sudah dapat diketahui apakah nyeri itu karena obstruksi batu. Lokasi dan sifat nyeri dapat juga menunjukkan lokasi dari batu. Apabila batu ada di dalam ginjal, nyerinya tidak tajam dan mungkin tetap dan dirasakan di daerah sudut kostovertebra. Nyeri yang kolik dan hebat akan dirasakan apabila batu masuk ke dalam ureter. Riwayat keluarga juga perlu digali.
Data objektif. Data objektif yang harus diperoleh mencakup haluaran urine, adanya batu dalam urine, tanda vital (demam), dan nyeri tekan di daerah sudut kostovertebra.
Diagnosis keperawatan
Diagnosis keperawatan untuk gangguan ini meliputi:
- Nyeri yang berhubungan dengan adanya batu.
- Risiko infeksi yang berhubungan dengan stasis urine dan adanya batu.
- Gangguan pola eliminasi urine yang berhubungan dengan obstruksi oleh batu.
- Ansietas yang berhubungan dengan penanggulangan rasa nyeri yang hebat, pembedahan, dan pemeriksaan urologis.
Defisit pengetahuan (mengenai proses penyakit, pemeriksaan urologis, dan pengobatan) yang berhubungan dengan tidak ada informasi dan sikap acute terhadap informasi.
Hasil yang diharapkan
Hasil yang diharapkan dari intervensi keperawatan meliputi:
1. Klien mengatakan rasa nyeri dapat dikendalikan dengan obat.
2. Klien tidak menunjukkan tanda dan gejala infeksi.
3. Klien mempertahankan asupan dan haluaran yang seimbang.
4. Klien dapat memanfaatkan dukungan sistem yang ada.
5. Klien dapat menjelaskan proses penyakitnya, pemeriksaan urologis, dan pengobatan dengan benar.
Intervensi keperawatan
Meredakan nyeri. Nyeri kolik yang hebat akan dirasakan oleh pasien sehingga narkotik dan antispasmodik perlu segera diberikan.
Mencegah infeksi. Adanya batu ginjal dapat menyebabkan pasien rawan terhadap infeksi. Perawat perlu memantau pasien untuk tanda dan gejala ISK. Pasien perlu didorong untuk meningkatkan asupan air sebanyak 3.500-4.000 ml per 24 jam. Biasanya, diberikan antibiotik profilaktik. Teknik aseptik perlu diperhatikan apabila prosedur invasif perlu dilakukan.
Peningkatan eliminasi urine. Perlu dipantau asupan dan haluaran. Pengalihan (diversi) urine melalui nefrostomi atau uterostomi harus sering diperiksa apakah kateter tetap di tempatnya dan kepatenan kateter. Refluks urine dapat terjadi apabila ada kekusutan pada kateter.
Urine pasien dengan batu yang kecil harus disaring dengan kasa. Batu harus diperlihatkan ke dokter dan pemeriksaan di laboratorium untuk analisis (komposisi batu).
Mencegah ansietas. Nyeri yang datang tiba-tiba dan sangat dapat membuat pasien merasa cemas. Setelah rasa nyeri dapat ditangani, pasien perlu didorong mengungkapkan perasaannya. Penjelasan tentang sifat dan proses penyakitnya serta pemeriksaan urologis dapat membantu mengurangi rasa cemas. Sistem pendukung seperti keluarga atau temannya dapat juga membantu pasien menghadapi rasa cemasnya.
Penyuluhan pasien. Perawat perlu memberi informasi kepada pasien mengenai:
1. Mencegah ISK
a. Minum air sebanyak 3.500-4.000 per 24 jam. Bangun malam untuk minum segelas air.
b. Hindari statis urine dengan ambulasi, gerak badan.
2. Modifikasi diet.
3. Obat: Nama obat, dosis, frekuensi, dan efek obat (membuat urine asam atau alkalin).
4. Melapor ke dokter bila terdapat tanda dan gejala ISK (disuria, hematuria, urgensi, dan frekuensi).
Evaluasi
Perawat menilai intervensi keperawatan dengan mengevaluasi:
1. Klien mengatakan rasa nyeri hilang atau pada skala 2 (skala 1-5).
2. Tidak ada tanda dan gejala infeksi: Tidak .ada demam, disuria, urgensi, frekuensi, dan hematuria.
3. Asupan dan haluaran seimbang; tidak terdapat batu di saringan urine.
4. Mengatakan mampu menangani rasa cemas; ada sistem pendukung yang efektif, tampak tenang, dan relaks.

Kamis, 02 Desember 2010

PENGARUH MUSIK PADA TUBUH MANUSIA



Oleh Dr. Sondang Aemilia Pandjaitan-Sirait, SpKK

Seringkali sebagian orang menilai bahwa jenis musik yang baik didengar itu hanya masalah selera. Namun di lain pihak kita juga menyadari, bahwa musik dapat mempengaruhi kita secara emosi, fisik, mental, dan spiritual. Jenis musik mana yang baik untuk kesehatan emosi, fisik, mental, dan spiritual sering membawa kita pada berbagai kontroversi. Pada kesempatan ini, saya akan sedikit memberikan data-data penelitian mengenai efek musik terhadap berbagai bagian dan fungsi tubuh kita, termasuk bagaimana efeknya terhadap otak, peningkatan berbagai hormon, dan hubungannya dengan ritme tubuh.

HUBUNGAN MUSIK DENGAN FUNGSI OTAK

Semua jenis bunyi atau bila bunyi tersebut dalam suatu rangkaian teratur yang kita kenal dengan musik, akan masuk melalui telinga, kemudian menggetarkan gendang telinga, mengguncang cairan di telinga dalam serta menggetarkan sel-sel berambut di dalam Koklea untuk selanjutnya melalui saraf Koklearis menuju ke otak. Ada 3 buah jaras Retikuler atau Reticular Activating System yang diketahui sampai saat ini. Pertama: jaras retikuler-talamus. Musik akan diterima langsung oleh Talamus, yaitu suatu bagian otak yang mengatur emosi, sensasi, dan perasaan, tanpa terlebih dahulu dicerna oleh bagian otak yang berpikir mengenai baik-buruk maupun intelegensia. Kedua: melalui Hipotalamus mempengaruhi struktur basal "forebrain" termasuk sistem limbik, dan ketiga: melalui axon neuron secara difus mempersarafi neokorteks. Hipotalamus merupakan pusat saraf otonom yang mengatur fungsi pernapasan, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan otot usus, fungsi endokrin, memori, dan lain-lain. Seorang peneliti Ira Altschuler mengatakan "Sekali suatu stimulus mencapai Talamus, maka secara otomatis pusat otak telah diinvasi."

Sebuah survey pada suatu seminar menunjukkan bahwa pendengarnya mengatakan bahwa mereka tidak mendengarkan syair dari sebuah lagu. Namun pada waktu lagu tersebut diperdengarkan, separuh dari mereka dapat melagukannya tanpa mereka sadari. Hal ini menunjukkan adanya memori dalam otak yang mampu merekam apa saja yang masuk melalui pendengarannya bersama musik, tanpa mampu dicerna oleh akal sehat. Kesimpulannya tidak ada lagu/musik yang mampu dicegah masuknya ke dalam otak kita, walaupun kita berkata "saya tidak mendengarkan syairnya".

Seorang peneliti, Donald Hodges, mengemukakan bahwa bagian otak yang dikenal sebagai Planum Temporale dan Corpus Callosum memiliki ukuran lebih besar pada otak musisi jika dibandingkan dengan mereka yang bukan musisi. Kedua bagian ini bahkan lebih besar lagi jika para musisi tersebut telah belajar musik sejak usia yang masih sangat muda yakni di bawah usia tujuh tahun. Gilman dan Newman (1996) mengemukakan bahwa Planum Temporale adalah bagian otak yang banyak berperan dalam proses verbal dan pendengaran, sedangkan Corpus Callosum berfungsi sebagai pengirim pesan berita dari otak kiri kesebelah kanan dan sebaliknya. Seperti kita ketahui otak manusia memiliki dua bagian besar, yaitu otak kiri dan otak kanan. Walaupun banyak peneliti mengatakan bahwa kemampuan musikal seseorang berpusat pada belahan otak kanan, namun pada proses perkembangannya proporsi kemampuan yang tadinya terhimpun hanya pada otak kanan akan menyebar melalui Corpus Callosum kebelahan otak kiri. Akibatnya, kemampuan tersebut berpengaruh pada perkembangan linguistik seseorang. Dr. Lawrence Parsons dari Universitas Texas San Antonio menemukan data bahwa harmoni, melodi dan ritme memiliki perbedaan pola aktivitas pada otak. Melodi menghasilkan gelombang otak yang sama pada otak kiri maupun kanan, sedangkan harmoni dan ritme lebih terfokus pada belahan otak kiri saja. Namun secara keseluruhan, musik melibatkan hampir seluruh bagian otak. Dr. Gottfried Schlaug dari Boston mengemukakan bahwa otak seorang laki-laki musisi memiliki Cerebellum (otak kecil) 5% lebih besar dibandingkan yang bukan musisi. Kesemua ini memberikan pengertian bahwa latihan musik memberikan dampak tertentu pada proses perkembangan otak.

MUSIK DAN PRODUKSI HORMON

Mary Griffith, seorang ahli fisiologi, mengemukakan bahwa hipotalamus mengontrol berbagai fungsi saraf otonom, seperti bernapas, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan usus, pengeluaran hormon tiroid, hormon adrenal cortex, hormon sex, bahkan dapat mengontrol seluruh metabolisme tubuh kita. Sebuah studi menemukan adanya peningkatan Luteinizing Hormone (LH) pada saat mendengarkan musik. LH adalah suatu hormon sex yang merangsang pematangan sel telur.

Penelitian lain oleh Satiadarma (1990) dilakukan dengan cara mengukur suhu kulit menggunakan alat Galvanic Skin Response (GSR). Pada saat subyek penelitian mendengarkan musik hingar-bingar, maka suhu kulit lebih rendah dari pada suhu basal (suhu normal individu tersebut tanpa musik). Sebaliknya, ketika musik lembut diperdengarkan, suhu kulit meninggi dari biasanya. Hal ini menunjukkan adanya suatu hormon stress yang dilepaskan oleh otak, yaitu Adrenalin, yang dapat mempengaruhi bekerjanya pembuluh darah di kulit untuk vasokonstriksi (menyempit) atau vasodilatasi (melebar). Pada kondisi stress, adrenalin banyak dikeluarkan dan pembuluh darah kulit menyempit, sehingga suhu kulit menurun. Kesimpulannya adalah jenis musik hingar-bingar dapat menyebabkan kita stress, sedangkan musik lembut memiliki efek menenangkan.

Penelitian oleh Ann Ekeberg menunjukkan pengaruh jenis musik terhadap denyut jantung. Siswa di sebuah sekolah menjadi subyek penelitian dan mereka diukur kecepatan denyut nadinya sebelum mendengar musik. Kemudian musik jenis hard rock diperdengarkan selama 5 menit. Semua siswa harus tetap duduk tenang di kursi mereka. Pada akhir tes, denyut nadi diperiksa kembali dan dicatat. Hasilnya adalah peningkatan denyut nadi sebesar 7-12 denyut per menit. Tore Sognefest, seorang Master in Music dari Academy of Music, Bergen, Norway, melakukan tes yang serupa terhadap siswa di sekolahnya. Musik dari grup AC/DC, "Hell's Bells" diperdengarkan dan hasilnya denyut nadi meningkat 10 denyut per menit, sedangkan waktu "Air" dari Bach dimainkan, denyut nadi menurun 5 denyut per menit. Kesimpulannya, walaupun pendengar duduk diam di kursinya, energi yang berlebihan dari musik rock tetap akan mempengaruhi jantung untuk berdetak lebih cepat. Itu sebabnya pendengar musik rock sangat sulit untuk duduk diam bila mendengar musik yang mempercepat denyut jantung. Energi yang terakumulasi akan mencari jalan untuk dilepaskan.

Selain meningkatkan denyut jantung, tekanan darahpun dapat meningkat oleh adanya adrenalin. Hal ini juga akan kembali meningkatkan produksi adrenalin, karena tubuh yang berada dalam keadaan stress, berusaha untuk mengatasinya dengan memproduksi lebih banyak adrenalin agar alert/waspada. Jika denyut stress ini berlangsung terus menerus, misalnya pada sebuah konser rock yang panjang, maka jumlah adrenalin yang diproduksi menjadi berlebihan, dan tubuh tidak mampu lagi untuk membuang kelebihan ini. Sebagian kelebihan adrenalin ini akan diubah oleh tubuh menjadi zat kimia lain yang dikenal dengan adrenochrome (C9H9O3N). Sebenarnya senyawa ini adalah suatu obat psikotropika yang mirip dengan LSD, Mescaline, STP, dan Psylocybin. Beberapa tes menunjukkan bahwa zat ini menimbulkan suatu ketergantungan, seperti obat-obat lainnya. Jadi tidaklah aneh bila orang 'high' dalam sebuah konser rock, memasuki kondisi trance dan kehilangan kontrol diri. Sebagaimana dalam semua keadaan ketergantungan / adiksi, maka akan terjadi toleransi. Musik yang sama yang semula dapat menimbulkan rasa excitement, sekarang tidak lagi memuaskan. Dibutuhkan kepuasan yang lebih tinggi, dibutuhkan musik yang lebih keras, lebih kacau dan lebih tidak beraturan. Dimulai dengan soft rock, kemudian rock'n'roll, dan dilanjutkan menjadi heavy metal rock.

David Noebel, meneliti bahwa nada bass dengan getaran frekuensi rendah bersama-sama dengan dentuman drum, mempengaruhi cairan serebrospinal, yang akan mempengaruhi kelenjar Pituitary di otak. Kelenjar ini memiliki fungsi sekresi berbagai hormon tubuh.

Peneliti lain di Denver, Colorado, Amerika Serikat membandingkan berbagai macam efek oleh berbagai jenis musik terhadap tanaman. Tanaman-tanaman itu ditempatkan di dalam lima buah rumah tanaman yang identik. Tanah, cahaya, dan kondisi air dibuat persis sama satu sama lain dan jenis tanamannya pun sama. Selama beberapa bulan peneliti memperdengarkan jenis musik yang berbeda pada masing-masing rumah tanaman tersebut. Rumah pertama, karya Bach; yang kedua, musik India; yang ketiga, hard rock; yang keempat, musik country dan Barat; sedangkan yang kelima, tidak diperdengarkan musik apapun. Hasilnya, di rumah tanaman yang hanya diperdengarkan musik hard rock, tidak ada hasil pertumbuhan sama sekali. Pertumbuhan berhenti dan tidak mau berbunga. Di rumah tanaman yang dengan musik Bach dan India, tanaman nampak hijau, tumbuh dengan subur, sehat, dan berbunga banyak. Tanaman yang mendengarkan musik country dan Barat tumbuh sama seperti tanaman yang tidak diperdengarkan musik, pertumbuhannya biasa saja dengan jumlah bunga normal. Tentunya tidak ada hubungan emosional pada tanaman, namun pasti terjadi sesuatu melalui frekuensi gelombang suara yang mempengaruhi laju pertumbuhan mereka. Kalau musik mempunyai pengaruh yang sangat dalam terhadap organisme sederhana seperti itu, apa pengaruhnya terhadap sistem yang lebih kompleks? Musik juga dikenal sebagai wahana terapi. Sejak zaman dahulu dikenal penyembuhan fisik dan mental melalui musik. Daud memainkan kecapi sambil menyanyi untuk menyembuhkan Raja Saul yang sedang gundah. Musik juga dipakai oleh Raja Philip V dari Spanyol, Raja George II dari Inggris, dan Raja Ludwig II dari Bavaria untuk penyembuhan. O'Sullivan (1991) mengemukakan bahwa musik mempengaruhi imaginasi, intelegensi dan memori, di samping juga mempengaruhi hipofisis di otak untuk melepaskan endorfin. Endorfin kita ketahui dapat mengurangi rasa nyeri, sehingga dapat mengurangi penggunaan obat analgetik, juga menurunkan kadar katekolamin dalam darah, sehingga denyut jantung menurun. Mornhinweg (1992) meneliti 58 subyek sehat untuk menilai jenis musik mana yang menurunkan stress. Musik klasik ternyata memberikan efek relaksasi yang dapat dibuktikan secara statistik dibandingkan dengan musik "new age". Musik yang menenangkan ini juga dipakai dalam pengobatan penderita infark miokard (serangan jantung), pasien sebelum operasi, bahkan untuk menurunkan stress pasien yang menunggu di ruang tunggu praktek.

HUBUNGAN MUSIK DENGAN RITME TUBUH

Sesungguhnya manusia adalah mahluk yang ritmik. Ada siklus gelombang pada otak, siklus tidur, denyut jantung, sistem pencernaan, dan lain-lain yang kesemuanya bekerja dalam satu ritme. Fenomena ritmik ini bukan hanya terjadi pada manusia, tetapi pada hampir semua mahluk hidup, termasuk tumbuh-tumbuhan. Bila ada gangguan terhadap ritme tubuh ini, maka dapat terjadi berbagai penyakit, seperti diabetes, kanker, dan gangguan pernapasan. Peneliti David A. Noebel menemukan bahwa ritme musik rock dapat mengganggu kadar insulin dan kalsium dalam tubuh. Sumber makanan otak kita didapat dari gula dalam darah, namun bila darah lebih banyak dialirkan ke organ lainnya, maka otak akan kekurangan gula. Dengan demikian daya pikir dan pertimbangan moral juga menjadi tumpul. Tidak heran bila orang mendengar musik rock dalam sebuah konser, mereka dapat berbuat apa saja, tanpa pertimbangan. Jantung manusia berdenyut 70-80 kali per menit dengan teratur, denyut jantung bila didengar dengan stetoskop akan berbunyi DUG-dug-...... Bunyi pertama lebih keras, bunyi kedua lebih lemah, diikuti fase istirahat. Musik yang baik memiliki ritme DUG-dug-DUG-dug untuk 4/4 dan DUG-dug-dug untuk 3/4. Ini adalah jenis irama yang sehat, karena sesuai dengan ritme tubuh. Musik rock memiliki ritme yang terbalik, dug-DUG-dug-DUG. Ritme yang lebih keras jatuh pada ritme ke-dua dan ke-empat. Atau dug-dug-DUG, sehingga ritme keras jatuh pada ritme ke-tiga, dikenal dengan istilah "back beat"/anapestic beat. Ritme keras bahkan dapat jatuh pada sembarang tempat, disebut sebagai "break beat". Ritme demikian berbahaya bagi tubuh, karena berlawanan dengan ritme tubuh yang sehat.

Menurut John Diamond, seorang dokter di New York, ritme yang berlawanan dengan ritme tubuh akan mengganggu sinkronisasi antara kedua sisi otak, dengan demikian simetri antara otak kiri dan kanan tidak ada lagi. Ia mencoba memperdengarkan musik rock pada pekerja pabrik, ternyata produktivitas menurun. Dibutuhkan jenis musik dengan ritme tertentu untuk dapat meningkatkan produktivitas pekerja, bila musik yang dipilih salah, maka pasti akan berefek buruk. Dalam laboratorium ia mencoba memberi beban pada lengan pria dan ternyata mampu menahan sampai 45 pound. Namun bila musik rock didengarkan, maka kemampuan itu menurun. Peneliti lain dari Stanford University mencatat hubungan antara otak, otot dan musik untuk menghasilkan pekerjaan yang baik. Sebuah alat mengukur gelombang elektrik dari otot para wanita pekerja; musik didengarkan dan gelombang otot dicatat. Musik dengan ritme tidak teratur menghasilkan gelombang elektrik otot yang tampak seperti orang yang tidak pengalaman bekerja dengan tangannya. Namun dengan musik yang ritmenya teratur, gelombang elektriknya menunjukkan gelombang seperti pekerja yang pengalaman, sehingga efisiensi kerja bertambah.

Peneliti lain mencoba merekam gelombang otak selama diperdengarkan ritme anapestic, terjadi gangguan pada gelombang alfa otak, sehingga terjadi "switching". Switching adalah sebuah fenomena yang timbul pada orang dewasa yang sakit jiwa/gila (skizofrenia), di mana orang tersebut akan menjadi seperti anak kecil dan berjalan seperti hewan melata/reptil (merangkak dengan kaki-tangan bersamaan sisi, yang seharusnya berlawanan). Bila hubungan otak kanan dengan kiri berjalan normal, maka seperti bayi normal akan merangkak dengan kaki-tangan berlawanan sisi. Gerakan orang yang mendengar musik rock sering "bopping", yang juga merupakan gerakan sesisi/homolateral. Ternyata tidak semua musik rock memiliki ritme anapestik, musik klasikpun ada yang memiliki ritme demikian. Finale pada lagu Rite of Spring dari Igor Stravinsky, memiliki ritme ini. Pada pertama kalinya lagu ini dimainkan dalam konser di Paris tahun 1913, terjadi kerusuhan dan pengrusakan gedung konser. Hanya dalam waktu 10 menit telah mulai terjadi perkelahian.

Peneliti lain menggunakan tikus sebagai subyek penelitian. Studi ini dilakukan dengan memperdengarkan musik dengan bunyi yang tidak beraturan dan dengan suara drum yang terus menerus. Tikus-tikus ini pada akhirnya bukan saja mengalami kesulitan belajar dan gangguan memori, namun juga perubahan struktur sel-sel otak. Neuron menunjukkan adanya kerusakan "wear and tear" karena stress. Diambil suatu kesimpulan, bahwa ritme-lah yang dapat mengganggu keseimbangan otak, bukan melodi atau harmoni. Setiap mahluk hidup memiliki ritme, bila harmoni ritme ini diganggu oleh suatu disharmoni, maka akan timbul efek yang merusak. Nordwark (1970) dan Butler (1973) melaporkan bahwa stimulasi auditorik yang terjadi terus menerus akan menyebabkan terjadinya adaptasi. Suara kereta yang terus menerus akan menyebabkan respons inhibisi/menghambat pada sistem pendengaran. Reaksi adaptasi ini terjadi dalam waktu 3 menit dan baru dapat hilang setelah periode pemulihan selama 1-2 menit. Musik bila akan digunakan sebagai pengobatan, harus mampu merangsang pelepasan endorfin. Bila terjadi inhibisi, maka proses ini tidak terjadi.

Senin, 15 November 2010

Anda stress?? dan mau tau bagaimana cara menghadapinya???

Perasaan strees yang timbul disebabkan karena insting atau rekasi tubuh untuk mempertahankan diri. Reaksi seperti ini adalah baik pada saat atau kondisi gawat darurat atau emergensi, seperti reaksi keluar dari mobil yang kecepatannya melampaui batas dan akan menabrak jalan. Stress juga dapat disebabkan karena gejala-gejala fisik yang berlangsung terlalu lama, seperti dalam merespon tantangan dan perubahan dalam kehidupan sehari-hari. Stress menjadikan tubuh anda bekerja secara berlebihan yang dapat membuat anda merasa cemas, takut, khawatir dan tegang.

Apa perubahan-perubahan yang mungkin menimbulkan ketegangan/stress?

Perubahan kecil apapun dapat membuat anda merasa tertekan atau merasa stress, bahkan perubahan yang baik sekalipun. Itu bukan hanya perubahannya atau kejadian itu sendiri, tapi juga bagaimana reaksi seseorang atau anda terhadap perubahan atau kejadian yang terjadi. Ketegangan atau stress pada tiap orang berbeda-beda, sebagai contoh seseorang mungkin merasa stress karena pensiun dari pekerjaannya, sementara orang lain mungkin tidak mengalami stress seperti apa yang dialami orang tersebut yang stress karena pensiun kerja.

Hal lain yang mungkin menjadikan seseorang stress termasuk di PHK dari pekerjaan, ditinggal atau anak pulang kampung, ditinggal pergi suami atau orang yang dicintai, bercerai atau menghadapi pernikahan, penyakit tertentu, kecelakaan, kenaikan pangkat dalam pekerjaan, masalah keuangan, pindah rumah atau mempunyai momongan baru dan lain sebagianya.

Dapatkah stress berpengaruh pada kondisi kesehatan seseorang?

Kondisi stres dapat menyebabkan masalah kesehatan atau menjadikan masalah-masalah yang ada menjadi lebih berat jika seseorang tidak dapat menemukan cara atau jalan untuk menghadapinya. Konsultasikan dengan dokter jika anda berpikir bahwa beberapa gejala yang anda punyai disebabkan karena faktor stress. Merupakan hal penting untuk memastikan bahwa gejala-gejala tersebut bukan disebabkan karena masalah kesehatan lainnya.

Berikut beberapa tanda yang mungkin dijumpai pada seseorang dengan stress:
  • Cemas
  • Nyeri punggung
  • Konstipasi atau susah buang air besar atau bahkan sebaliknya yaitu mengalami diare
  • Depresi
  • Penat, lelah
  • Pusing hingga sakit kepala
  • Tekanan darah meningkat hingga hipertensi atau mengalami tekanan darah tinggi
  • Insomnia atau susah tidur
  • Masalah atau gangguan dalam hubungan sosial
  • Nafas pendek
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan turun atau bahkan naik
Bagaimana mengelola stress/manajemen stress?

Langkah awal adalah mengenali dan mempelajari kapan perasaan stress itu muncul dan ada. Tanda -tanda peringatan awal stress diantaranya adanya tekanan atau tegangan pada bahu dan leher atau anda ingin mengepalkan tangan layaknya ingin bertinju atau memukul sesuatu bahkan orang.

Langkah selanjutnya adalah memilih cara yang tepat untuk menghadapi stres yang muncul. Salah datu cara adalah dengan megnhindari kejadian-kejadian atau hal-hal yang mengarahkan terjadinya stress. Akan tetapi kemungkinannya sangat kecil untuk menghindari hal-hal tersebut bahkan tidak mungkin untuk menghindari kejadian-kejadian atau hal-hal tersebut. Cara kedua adalah dengan merubah bagaimana anda bereaksi terhadap stress. Cara kedua ini bisa jadi dan sering menjadi solusi terbaik menghadapi dan menangani serta mengelola stress.

Beberapa tips menghadapi stress
  • Jangan cemas atau kuatir akan hal-hal yang tidak dapat anda kendalikan seperti faktor cuaca yang mungkin menjadi penyebab stress.
  • Siapkan kemampuan terbaik anda pada keadaan yang anda ketahui mungkin bisa menyebabkan stress seperti wawancara kerja
  • Cobalah berpandangan bahwa perubahan-perubahan yang terjadi sebagai suatu tantangan yang positif bukan sebagai suatu ancaman.
  • Menyelesaikan konflik atau masalah yang ada. Jika punya konflik atau masalah dengan orang lain
  • Konsultasi dengan teman terpercaya atau seorang konsultan mungkin akan sangat membantu
  • Ciptakan tujuan-tujuan yang realistik pada kerjaan ataupun kehidupan dirumah agar tidak terlalu membebani anda sehingga dapat mengarahkan timbulnya stress
  • Aktifitas olahraga sebagai suatu dasar keteraturan.
  • Pola dan kebiasaan makan yang benar dan seimbang serta cukup istirahat. Hal ini membantu tubuh anda menjadi segar dan siap menjalani aktifitas sehari-hari.
  • Ikut berpartisipasi pada hal-hal yang tidak memungkinkan anda beretemu dengan faktor penyebab stress, seperti kegiatan olahraga, even sosial atau hobi. Sebaliknya jika kondisi-kondisi ini menjadi penyebab stress bagi anda maka hindari hal-hal tersebut.
Mengapa olahraga sangat berguna dalam menghadapi stress?

Olahraga adalah suatu cara yang baik dalam menghadapi stress karena olahraga merupakan cara sehat untuk mengurangi energi yang tertahan dan mengurangi ketegangan. Olahraga juga dapat membantu anda dalam mendapatkan bentuk tubuh yang lebih baik, yang membuat perasaan anda menjadi lebih baik secara keseluruhan.

Meditasi

Meditasi adalah suatu bentuk pengendalian pikiran yang bentuknya dapat bermacam-macam. Anda mungkin melakukannya dengan latihan yang menggunakan gerakan-gerakan yang sama dan berulang-ulang, seperti berjalan atau berenang. Anda mungkin bersemedi dengan mempraktekkan latihan relaksasi, dengan peregangan atau dengan berlatih nafas dalam-dalam (nafas panjang).

Berlatih relaksasi

Sangatlah mudak untuk melakukan latihan relaksasi. Mulailah dengan satu otot. Tahan kuat-kuat otot tersebut dalam beberapa detik kemudian relaks kembali otot tersebut. Lakukan hal ini pada tiap-tiap otot yang ingin anda realaksasi.

Peregangan juga dapat membantu mengurangi ketegangan. Putarlah kepala anda secara pelan-pelan hingga mencapai langit-langit dan gerakkan atau tekuk kepala ke sisi kenan dan kiri secara pelan-pelan. Gerakkan atau putar bahu anda.

Bernafas dalam-dalam

Bernafas dalam-dalam merupakakn cara relakasasi dengan melakukan pernafasan atau menarik dan mengeluarkan udara dengan santai dan mendalam. Melakukan hal ini secara mandiri bisa membantu dalam mengurangi stress. Hal ini dapat membantu anda mendapatkan oksigen yang cukup.

Langkah-langkah melakukan nafas dalam-dalam atau deep breating:
  • Baringkan tubuh pada lantai yang datar
  • Taruh satu tangan anda pada perut tepat diatas pusar. Satu tangan lainnya diatas dada.
  • Tarik nafas secara perlahan dan pelan dan cobalah buat perut anda sedikit naik ke atas.
  • Tahan nafas dalam beberapa detik
  • Keluarkan nafas secara perlahan dan pelan dan biarkan perut anda kembali turun
Jika anda ingin lebih terbantu dalam mengatasi gejala-gejala stress, tanyakan kepada dokter yang kompeten untuk mendapatkan saran yang tepat.
Share

cara mengatasi ejakulasi dini

dalam berhubungan intim!

Solusi Ejakulasi Dini Dari Pakar Seksologi Boyke Dian Nugraha

Anda Mengalami Ejakulasi Dini? STOP!! CUKUP SUDAH!

Apa itu Ejakulasi Dini? Ejakulasi dini adalah peristiwa keluarnya air mani secara mendadak yang menandai klimaks bagi seorang pria. Bila Anda mengalami hal tersebut maka kehidupan seksual Anda tidak akan menyenangkan, dan Anda tidak bisa menyenangkan pasangan Anda seumur hidup Anda dan seumur hidupnya!

Banyak pria mengalami ejakulasi dini ini, hanya mampu melakukan penetrasi 2 s/d 2,5 menit saja sudah terjadi ejakulasi. Dan bila hal tersebut terus berlangsung, tentunya Anda tidak bisa membuat pasangan Anda senang tapi membuatnya kecewa.

Tapi Kini sudah ada solusinya yaitu:

FOREDI = For Ejakulasi Dini ( mencegah Ejakulasi Dini )

Ramuan jel Herbal alami tanpa bahan kimia Rekomendasi Pakar Seksologi Boyke Dian Nugraha

Hasil instan bertahan 5 sampai 8 jam tanpa efek samping

Cara mudah dan praktis atasi masalah seks

foredi Solusi Ejakulasi Dini Dari Pakar Seksologi Boyke Dian Nugraha

Badan Pengawasan obat-obatan & Makanan (POM TR 052 642 331 begin_of_the_skype_highlighting 052 642 331 end_of_the_skype_highlighting)

foredi dr boyke Solusi Ejakulasi Dini Dari Pakar Seksologi Boyke Dian NugrahaFOREDI Gel adalah ramuan tradisional Menes Banten khusus untuk pria dewasa. Mengandung bahan alami yang terdiri dari rempah-rempah pilihan dan tidak mengandung bahan kimia.

Rempah-rempah tersebut diolah sedemikian rupa melalui teknologi farmasi yang baik, teruji dan dapat diandalkan sehingga menjadi ramuan yang memberikan khasiat sebagai antiseptik lokal yang dapat memberikan keamanan, kenyamanan dan kenikmatan dalam melakukan hubungan intim yang sehat sehingga pasangan menjadi harmonis dan percaya diri. Dengan demikian FOREDI Gel dapat meningkatkan kualitas hubungan intim / tahan lama.

obat ejakulasi dini

FOREDI Gel bermanfaat jika digunakan sebelum melakukan hubungan intim, karena dengan FOREDI dapat menjaga kebersihan organ intim pria dewasa, sehingga wanita sebagai lawan jenis dapat merasa aman, karena mulut rahim sangat rentan dan mudah terkontaminasi oleh benda-benda asing dan mikro organisme.

Adapun kontaminasi diatas dapat menyebabkan : Keputihan Patologis yang bersifat terus menerus dengan ciri-ciri cairan menjadi banyak, gatal, berbau dan berwarna kuning coklat, Keputihan Fisiologis karena adanya infeksi jamur Chlamidhia, danInfeksi saluran kelamin yang dapat merusak saluran indung telur.

FOREDI Gel dapat mengurangi ketiga faktor tersebut diatas dengan menjaga kebersihan organ intim pria sebelum melakukan hubungan intim.

Lihat video rekomendasi dari Pakar Seksologi Boyke Dian Nugraha untuk menggunakan Foredi dalam mencegah ejakulasi dini dan membuat pria kuat berhubungan intim berkali-kali.

KHASIAT, CARA KERJA DAN MANFAAT FOREDI GEL

obatejakulasidini Solusi Ejakulasi Dini Dari Pakar Seksologi Boyke Dian Nugraha

Selain bermanfaat sebagai antiseptik pria FOREDI juga bermanfaat untuk mengatasi masalah bagi penderita EJAKULASI DINI karena FOREDI ini dapat memperpanjang waktu orgasme pria. Buktikan dan rasakan sendiri!

FOREDI terbuat dari Bahan HERBAL alami tumbuhan:

Komposisi tiap ml:
- Piperis Folium (5 mg)
- Piperis Albi Semen (1 mg)
- Myristicae Semen (2 mg)
- Alii Sativi Bulbus (15 mg)
- Uricaria Gambir (4 mg)- Curcumae Domesticae Rhizoma (4 mg)
- Arecae Fructus (1 mg)
- Zingiberis Rhizoma (50 mg)

Cara menggunakan Jelly FOREDI :

  1. Oleskan tipis merata ke seluruh bagian penis ( jangan kena lubang ). Akan terasa hangat setelah +- 5 menit, kemudian biarkan selama 15 menit s/d 45 menit agar terjadi penyerapan yang optimal.
  2. Kemudian cuci dengan sabun bilas hingga bersih.
  3. Hubungan intim dapat dilakukan setelah 30 menit atau sampai dengan 5 jam setelah pencucian.

Catatan:

  1. Bila ejakulasi dirasakan terlalu cepat maka ramuan yang dioleskan hendaknya lebih banyak.
  2. Bila ejakulasi dirasakan terlalu lama ( sampai 1 jam atau lebih ) cukup dioleskan hanya bagian batang penis saja.
  3. Berdasarkan pengalaman ada beberapa individu yang akan merasa “panas ” setelah pemakaian ramuan tersebut. Bila demikian dapat segera dicuci dengan air dan sabun, khasiat tetap ada, hanya tidak seoptimal bila didiamkan selama 15 – 45 menit.
  4. Di daerah sejuk /dingin : rasa hangat akan jauh berkurang.
  5. Ramuan ini bila dioleskan setiap hari dapat memperbesar penis tanpa adanya efek samping.
  6. Bila terjadi perubahan warna ( menjadi lebih gelap ) tidak akan mengurangi khasiat dan tetap dapat digunakan.

Setelah beberapa kali penggunaan umumnya para pengguna ramuan akan dapat mengetahui secara jelas karakter dari ramuan ini sehingga dapat disesuaikan dengan pola seksual masing – masing.

Efek samping : tidak ada, hanya terasa hangat yang merupakan reaksi alami dari ramuan.

Simpan dalam keadaan tertutup rapat di tempat kering dan sejuk.

Paket Foredi Kami Kirim Dalam Amplop Coklat.

Paket FOREDI Siap Kirim Ke Alamat Pembeli Dalam Amplop Coklat

Paket FOREDI Siap Kirim Ke Alamat Pembeli Dalam Amplop Coklat

Bukti Pengiriman Paket Foredi

Bukti Pengiriman Foredi Melalui Tikijne, www.tikijne.co.id

Bukti Pengiriman Foredi Melalui Tikijne, www.tikijne.co.id

Order Foredi Sekarang Juga! Coba Keampuhannya dan buat pasangan Anda puas berhubungan seksual dengan Anda!

foredi Solusi Ejakulasi Dini Dari Pakar Seksologi Boyke Dian Nugraha

==========================

CARA PEMESANAN FOREDI

FOREDI = For Ejakulasi Dini ( mencegah Ejakulasi Dini ) – Foredi adalah Ramuan tradisional Banten. Bentuk cairan jely dalam sachet. Berkhasiat sebagai antiseptik dan juga sangat berkhasiat mencegah Ejakulasi Dini.

Harga Retail Foredi: 1 Paket berisi 3 Sachet FOREDI = Rp 245.000,- (Sudah Termasuk Biaya Kirim ke Alamat Anda di Indonesia)
Cara Pemesanan SMS ke 0852-8990-8272 begin_of_the_skype_highlighting 0852-8990-8272 end_of_the_skype_highlighting, tuliskan: Pesan Foredi, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

FOREDI = Membuat Ereksi Tahan Lebih Lama dan Wanita Bisa Orgasme Berkali-Kali, Pasangan Anda akan puas dan ketagihan berhubungan intim dengan Anda.
==========================

Kiriman Kami Menjangkau Ke Seluruh Pelosok Indonesia

D.I Aceh Meliputi Banda Aceh, Bireuen, Biang Kejeren, Biangpidie, Idi Rayeuk, Jantho, Kuala Simpang, Kutacane, Krueng Sabee, Langsa, Lhokseumawe, Lhoksukon, Meulaboh, Meureudu, Sabang, Sigli, Simpang Tiga Redelon, Sinabang, Singkil, Subulussalam, Suka Makmue, Takengon, Tapak Tuan, Calang. Kabupaten Bireuen, Gayo Lues, Aceh Barat Daya, Aceh Timur, Aceh Besar, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie Jaya, Pidie, Bener Meriah, Simeulue, Aceh Singkil, Nagan Raya, Aceh Tengah, Aceh Selatan

Sumatera Utara Meliputi Balige, Binjai, Dolok Sanggul, Gunung Sitoli, Gunung Tua,Kabanjahe, Kisaran, Limapuluh, Lubuk Pakam, Medan, Padang Didempuan, Pangururan, Panyambungan, Pematangsiantar, Rantau Prapat, Salak, Sei Rampah, Sibolga, Sibuhuan, Sidikalang, Sipirok, Stabat, Tanjung Balai Asahan, Tarutung, Tebing Tinggi, Teluk Dalam, Pangkalan Brandan, Laguboti, Belawan, Siborong Borong, Tanjung Morawa. Kaputaten Toba Samosir, Humbang Hasudutan, Nias, Padang Lawas Utara, Karo, Asahan, Batubara, Deli Serdang, Samosi, Mandailing Natal, Simalungun, Labuhan Batu, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, Padang Lawas, Dairi, Tapanuli Selatan, Langkat, Tapanuli Utara, Nias Selatan

Riau Meliputi Bagan Siapi-api, Bangkinang, Bengkalis, Dumai, Pangkalan Kerinci, Pasir Pangaraian, Pekanbaru, Rengat, Siak Indrapura, Teluk Kuantan, tembilahan, Minas, Rumbai, Marpoyan, Ujung Batu, Duri. Kabupaten Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Siak, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir

Kepulauan Riau Meliputi Bandar Seri Bintan, Batam, Ranai, Tanjung Balai Karimun / Kundur, Tanjung Pinang, Nongsa, Kabil, Lingga / Daik, Dabo Singkep. Kabupaten Natuna, Karimun, Lingga

Sumatera Barat Meliputi Arosuka, Batu sangkar, Bukittinggi, Lubuk Basung, Lubuk Sikaping, Muara / Sijunjung, Padang, Padang Panjang, Painan, Pariaman, Padang Pariaman, Payakumbuh, Dharmasraya, Sawahlunto, Solok, Tuapejat, Lima Puluh Kota, Solok Selatan, Kep Pagai, Lubuk Alung. Kabupaten Solok, Tanah Datar, Agam, Pasaman, Sijunjung, Pesisir Selatan, padang Pariaman, Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Lima PUluh Kota

Jambi Meliputi Bangko, Jambi, KUala Tungkal, Muara Bulian, Muara Bungo, Buara Tebo, Muara Sabak, Sarolangun, Sengeti, Sungai Penuh, Ramba. Kabupaten Merangin, tanjung Jabung Barat, Batang Hari, Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Timur, Sarolangun, Muaro Jambi, Kerinci

Sumatera Selatan Meliputi Baturaja, Indralaya, Kayu Agung, Lahat, Martapura, Muara Beliti Baru / Musi Rawas, Muara Enim / Tanjung Enim, Muaradua, Lubuk Linggau, Pagar Alam, Palembang, Pangkalan Balai / Banyuasin, Prabumulih, Sekayu, Tebing Tinggi, Sungai Lilin, Sungai Gerong / Plaju. Kabupaten Ogan KOmering Ulu, Ogan Ilir, Ogan Kemering Ilir, Lahat, OKU Timur, Musi Rawas, Muara Enim, OKU Selatan, Banyuasin, Musi Banyuasin, Empat Lawang

Bangka Belitung Meliputi Koba, Manggar, Mentok, Pangkal Pinang, Sungailiat, Tanjung Pandan, Toboali, Belinyu, Jebus, Kelapa. Kabupaten Bangka Tengah, Belitung Timur, Bangka Barat, Bangka, Belitung, Bangka Selatan

Bengkulu Meliputi Arga Makmur, Bengkulu, Curup, Kaur, Kepahiang, Lebong, Manna, Muko-muko, Tais. Kabupaten Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Kaur, Kepahiang, Lebong, Bengkulu Selatan, Muko-muko, Seluma

Lampung Meliputi Bandar Lampung, Blambangan Umpu, Gedong Tataan, Gunung Sugih, Kalianda, Kota Agung, Kotabumi, Liwa, Menggala, Metro, Sukadana, Bakauheuni, Krui / Pesisir Tengah, Sumber Jaya, Talang Padang, Pringsewu, Bukit Kemuning. Kabupaten Way Kanan, Pesawaran, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Barat, Tulang Bawang, lampung Timur

Jakarta Meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara

Banten Meliputi Baros, Cilegon, Pandeglang, Rangkasbitung, Serang, Tangerang, Tigaraksa, Anyer, merak, Balaraja, Serpong / BSD. Kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak, Tangerang

Jawa Barat Meliputi Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cibinong, Cikarang, Cimahi, Cirebon, Depok, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Ngamprah / Cimareme, Purkawarka, Pelabuhan Ratu, Singaparna, Soreang, Subang, Sukabumi, Sumber, Sumedang, Tasikmalaya, Majalaya, Jatilangor, Lembang, Rancaekek, Jatibarang, Kadipaten, Losari, Palimanan, Jatiwangi. Kabupaten Ciamis, Cianjur, Bogor, Bekasi, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Bandung Barat, Purwakarta, Sukabumi, Tasikmalaya, Bandung, Subang, Cirebon, Sumedang

Jawa Tengah Meliputi Banjarnegara, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Mungkid, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto / Banyumas, Purwodadi, Purworejo, Rembang, Salatiga, Semarang, Slawi, Sragen, Sukoharjo, Surakarta / Solo, Tegal, Temanggung, Ungaran, Wonogiri, Wonosobo, Ambarawa, Cepu, Bojonegoro, Majenang, Ajibarang, Kartosuro, Bumi Ayu. Kabupaten Banjarnegara, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Magelang, Kudus, Pati, Pemalang, Purbalingga, Banyumas, Grobogan, Purworejo, Rembang, Tegal, Sragen, Sukoharjo, Temanggung, Semarang, Wonogiri, WOnosobo

D.I Yogyakarta Meliputi Bantul, Sleman, Wates / Kulon Progo, Wonosari, Yogyakarta, Prambanan. Kabupaten Bantul, Sleman, Kulon Progo, Gunung Kidul

Jawa Timur Meliputi Bangkalan, Banyuwangi, Batu, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Caruban, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Kepanjen, Trenggalek, Krasaan, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pandaan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Tuban, Tulungagung, Paiton, Wlingi. Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Madiun, Gresik, Jember, Jombang, Malang, Trenggalek, Probolinggo, Lamongan, Lumajang, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Tuban, Tulungagung, Blitar

Bali Meliputi Amlapura / Karangasem, Bangli, Denpasar, Gianyar, Menguwi / Badung, Negara / Jembrana, Samarapura / Klungkung, Singaraja / Buleleng, Tabanan, Kuta, Nusa Dua, Sanur, Gilimanuk, Ngurahrai, Jimbaran. Kabupaten Karangasem, Bangli, Gianyar, Badung, Jembrana, Klungkung, Buleleng, Tabanan

Kalimatan Barat Meliputi Bengkayang, Ketapang, Mempawah, Nanga Pinoh / Melawi, Ngabang, Pontianak, Putussibau, Sambas, Sanggau, Sekadau Hilir, Singkawang, Sintang, Sungai Raya / Kubu Raya, Teluk Melano, Wajok. Kabupaten Bengkayang, Ketapang, Pontianak, Melawi, Landak, kapuas Hulu, Sambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, Kubu Raya, Kayong Utara

Kalimantan Selatan Meliputi Amuntai, Banjarbaru, Banjarmasin, Barabai, Batu Licin, Kandangan, Kotabaru, Marabahan, Martapura / Banjar, Paringin / Balangan, Pelaihari, Rantau, Tanjung, Sungai Danau. Kabupaten Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bambu, Hulu Sungai Selatan, Kota Baru, Barito Kuala, Banjar, Balangan, Tanah Laut, Tampir, Tabalong

Kalimantan Tengah Meliputi Buntuk, Tamiang Layang, Parukcahu, Muara Teweh, Kasongan, Kuala Kapuas, Kuala Pembuang, Palangkaraya, Pangkalan Bun, PUlang Pisau, Sampit, Sukamara, Lamandau / Nangebulik. Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Murung Raya, Barito Utara, Katingan, Kapuas, Gunung Mas, Seruyan, Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Sukamara, Barito Timur

Kalimantan Timur meliputi Balikpapan, Bontang, Malinau, Nunukan, Penajam, Samarinda, Sanggata, Sendawar, Tanah Grogot, Tanjung Redep / Berau, Tanjung Selor, Tarakan, Tenggarong, Teluk Pandan, Sebatik, Palaran, Sanga Sanga, Muara Badak, Loa Kulu. Kabupaten Malinau, Nunukan, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Kutai Barat, Paser, Berau, Bulungan, Kutai Kartanegara

Sulawesi Tengah Meliputi Ampana / Tojo Una Una, Banawa / Donggala, Banggai, Bungku / Kolonedale, Buol, Tolitoli, Luwuk, Palu, Parigi, Poso. Kabupaten Tojo Una-una, Donggala, Banggai Kepulauan, Morowali, Buol, Toli-toli, Banggai, Parigi Moutong, Poso

Sulawesi Selatan Meliputi Banteang, Barru, Belopa, Benteng, Bulukumba, Enrekang, Jeneponto, Takalar, Makale, Makassar, Malili, Maros, Masamba, Palopo, Pangkajene, Sidenreng, pare-pare, Pinrang, Sengkang, Sinjai, Sungguminasa, Watampone, Watansoppeng, Soroako. Kabupaten Banteang, Bamu, Luwu Utara, Selayar, Bulukumba, Enrekang, Jeneponto, Takalar, Tana Toraja, Luwu Timur, Maros, Luwu Utara, Pangkajene, Sidenreng Rappang, Pinrang, Wajo, Sinjai, Goa, Bone, Soppeng

Sulawesi Tenggara Meliputi Bau-bau, Kendari, Kolaka, Lasusua, Pasar Wajo, Raha, Rumbia, Unaaha, Wanggodo / Andolo, Wangi-wangi / Wakatobi. Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Buton dan Buton Utara, Muna, Bombana, Konawe, Konewe Utara / Selatan, Wakatobi

Sulawesi Utara Meliputi Airmadidi, Amurang, Bitungg, Boroko, Kotamobagu, Manado, Ratahan, Tauna, Tomohon, Tondano. Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bitung, Bolaaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Minahasa Tenggara, Kepulauan Sangihe, Minahasa

Sulwesi Barat Meliputi Majene, mamasa, Mamuju, Pasangkayu, Polewali. kabupaten Majene, Mamasa, Mamuju, Mamuju Utara, Polewali Mandar

Gorontalo Meliputi Gorontalo, Kwandang, Limboto, Marisa, Suwawa, Tilamuta. kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo, Pahuwato, Bone Bolango, Boalemo

Maluku Meliputi Ambon, Dataran Hunimoa, Dobo, Masohi, Namlea, Piru, Saumlaki, Tual. Kabupatan Seram Bagian Timur, Kepulauan Aru, Maluku Tengah, Buru, Seram Bagian Barat, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara

Maluku Utara Meliputi Jailolo, Labuha, Maba, Sanana, Ternate, Tidore, Tobelo, Weda / Soasiu. Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Kepulauan SUla, Halmahera Utara, Halmahera Tengah

Nusa Tenggara Barat Meluputi Bima, Dompu, Gerung, Mataram, Praya, Selong, Sumbawa Besar, Taliwang, Woha / Ramba, Batu Hijau. Kabupaten Dompu, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima

Nusa Tenggara Timur Meliputi Atambua, Baa, Bajawa, Borong, Ende, Kafamenanu, Kalabahi, Kupang, Labuan Bajo, Larantuka, Lewoleba, Maumere, Mbay, Oelamasi, Ruteng, Soe, Tambolaka, Waibakul, Waikabubak, Waingapu. Kabupaten Belu, Rote Ndao, Ngada, Manggarai Timur, Ende, Timur Tengah Utara, Alor, Manggarai Barat, Flores Timur, Lembata, Sikka, Nagekoe, Kupang, Manggarai, Timur Tengah Selatan, Sumba Barat Daya,Sumba tengah, Sumbat Barat, Sumbat Timur

Papua Barat Meliputi Bintuni, Fak-fak, kaimana, Monokwari, Rasei, Sorong, Waisai, Timika, Tembaga Pura, Teminabuan. Kabupaten Teluk Bintuni, Fak-fak, Kaimana, Manokwari, Teluk Wondama, Sorong, Raja Ampat, Mimika, Sorong Selatan

Papua Meliputi Agats, Biak, Botawa, Jayapura, Mulia, Merauke, Nabire, Oksibil, Sarmi, Sorendiweri, SUmohai, Timika, Wamena, Waris, Maapi, Paniai / Enarotari, Yapen Waropen / Serui, Sentani, mamberamo / Bursemo, Boven Digul / Tanah Merah. Kabupaten Asmat, Biak Numfor, Waropen, Puncak Jaya, Merauke, nabire, Pegunungan Bintang, Sarmi, Supiori, Yahukimo, Mimika, Jayawijaya, Keerom, Maapi, Enarotari, Yapen Waropen, Jayapura, Mamberamo, Boven Digul

Bukti Pengiriman Foredi

- Kel.Pejagan Kec/Kab Bangkalan Madura, JATIM No Tikijne 1395428750002
- Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur No Tikijne 1395428740003
- Andonohu, Kendari, Sulawesi Tenggara No Tikijne 1395426980005
- Kosambi, Tangerang, Banten No Tikijne 1395427000009
- Kec.Anggana Kutai Kartanegara No Tikijne 1395426990004
- Dukuh Kambingan, Desa Kuwonharjo, Kec.Takeran, Magetan, Jatim No Tikijne 1395422180003
- KPAD Gegerkalong, Bandung No Tikijne 139542216005
- Mendawai, Jakarta Selatan No Tikijne 1395416940002
- Kec.Tandun Kab.Rokan Hulu, Riau No Tikijne 1395416930003
- Dr.Muwardi, Cianjur No Tikijne 1395416910005
- Paringin Kab.Balangan, Kalimantan Selatan No Tikijne 1395416890000
- Sampit, Kab Kotawaringin Timur, Kalteng No Tikijne 1395416920004
- Jemursari, Surabaya No Tikijne 1395416900006
- Kel.Sidomulyo Kota Bengkulu No Tikijne 1395416870002
- Desa Alue Awe, Kec.Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh No Tikijne 1395416870002
- Khairil Anwar, Makassar, Sulawesi Selatan No Tikijne 1394617330001
- Terminal Petikemas Makasar No Tikijne 1394617320002
- Melati, Denpasar No Tikijne 1394615290000
- Kelurahan Kefamenanu Tengah Kec.Kota, Kab.TTU Timor – NTT No Tikijne 1394615310005
- Griya Serdang Indah, Serang No Tikijne 1394615300006
- Jalan Blimbing, Juwana No Surat Kilat Khusus Pos Indonesia 11118119366
- Sirnabaya, teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat No Tikijne 1394615320004
- Kab.Dharmasraya Sumatera Barat No Tikijne 1394614230007
- Medono, Pekalongan, Jateng No Tikijne 1394614200000
- Senen Raya, Jakarta Pusat No Tikijne 1394614190004
- Sempaja Utara, Kalimantan Timur No Tikijne 1394614220008
- Letjen S.Parman, Malang No Tikijne 1394614240006
- Sekadau Kab.Sekadau, Kalimantan Barat No Tikijne 1394614210009
- Basuki Rahmat, Samarinda, Kaltim No Tikijne 1394610010009
- Batam Centre, BATAMdengan No Tikijne 1394610020008
- Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan No Tikijne 1394609980009
- Gondang Manis, Bae, Kudus, Jateng dengan No Tikijne 1394610030007
- Batu Ampar BATAM dengan No Tikijne 1394609970000
- Kel Cijagra, Kec.Lengkong, Bandung dengan No Tikijne 1394609990008
- Sibolga Sumatera Utara dengan No Tikijne 1394605530000
- P.Siantar Kec.Bandar Perdagangan, SUMUT dengan No Tikijne 1394605500003
- Kepatihan, Surakarta dengan No Tikijne 1394605510002
- Jl.Jend.Sudirman, Jakarta Selatan dengan No Tikijne 1394605520001
- Dawuan, Cikampek Karawang dengan No Tikijne 1392890330008
- Sedati Sidoarjo JATIM dengan No Tikijne 1392890340007
- Desa.Sumberejo Kec.Candipuro, Kab.Lumajang, Jawa Timur dengan No Tikijne 1392890350006
- Landasan Ulin Timur, Banjar Baru, Kalsel dengan No Tikijne 1392890360005
- Jl.Jendral Suprapto, BATAM dengan No Tikijne 1392884630008
- Banyuurip, Surabaya dengan No Tikijne 1392884640007
- Cipadang, Bandung Kota dengan No Tikijne 1392884660005
- EJIP Industrial Park, Lembahabang Bekasi dengan No Tikijne 1392884650006
- Ende – Flores NTT dengan No Tikijne 1392792580006
- Desa Sangkanhurip, Kec.Katapang, Kab.Bandung dengan No Tikijne 1392796100002
- Engku Putri – Batam Centre, Batam dengan No Tiki 020091698298
- Dago Pojok, Bandung dengan No Tikijne 1392075580006
- Nagrak Gunung Putri Bogor dengan No Tikijne 1392075590005
- Bumi Asri, Padasuka, Bandung dengan No Tikijne 1392073580008
- Banjaranyar Kec.Balapulang Kab.Tegal dengan No Tikijne 1392070400002
- Kec.Marangkayu Kab.Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur dengan No Tikijne 1390860390007
- Sukajadi, Bandung – Jawa Barat dengan No Tikijne 1390860360000
- Kab.Kolaka, Sulawesi Tenggara dengan No Tikijne 1390860380008
- Bumiayu, Brebes dengan No Tikijne 1390855840005
- Medang, Pagedangan Tangerang dengan No Tikijne 1384249070000
- Tanjungpinang Kepulauan Riau dengan No Tikijne 1384244590008
- Kec.Lubuk Begalung, Padang, Sumatra Barat dengan No Tikijne 1383090540007
- Bojong Kulur, Gunung Putri, Bogor dengan No Tikijne 1382063910007
- Kec.Banawa, Kab.Donggala, Palu, Sulteng dengan No Tikijne 1382058640001
- Sibolga, Sumatera Utara dengan No Tikijne 1382349750006
- Kel.Cimuning Kec.Mustika Jaya, Bekasi Timur dengan No Tikijne 1382343600000
- Kembangan, Jakarta Barat dengan No Tikijne 1382339540006
- Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat dengan No Tikijne 1382339550005
- Banyuurip, Surabaya dengan No Tikijne 1382339560004
- Kec.Bungus Teluk Kabung, Padang, Sumbar dengan No Tikijne 1375902070000
- Kab.Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dengan No Tikijne 1375643430002
- Banjarbaru, KalSel dengan No Tikijne 1375640080002
- Temanggung Jayakarti, Palangkaraya dengan No Tikijne 1375637310006
- Mulyosari Utara, Surabaya dengan No Tikijne 1375635950006
- Pasar Genjing, Jakarta Pusat dengan No Tikijne 1375631060006
- Sidikalang Kab.Dairi Sumut dengan No Tikijne 1375631050007
- Gandaria Selatan, Jakarta Selatan dengan No Tikijne 1373883000009
- Kel.Bumijawa, Kab Tegal dengan No Tikijne 1373879440000
- Kel.Cimuning Kec.Mustika Jaya Bekasi Timur dengan No Tikijne 1374488530007
- Kec.Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur, Sumbar dengan No Tikijne 1374484400007
- Kel.Air Pacah Kec.Koto Tangah Padang, Sumbar dengan No Tikijne 1374484420005
- Kel.Abadijaya Kec.Sukmajawa, Kota Depok dengan No Tikijne 1374486700006
- Samarinda Kaltim dengan No Tikijne 1374484430004
- Kel.Sukodadi Kec.Sukarama Palembang dengan No Tikijne 1374478540009
- Tg.Redeb Berau Kaltim dengan No Tikijne 1371609630004
- Samarinda Kaltim dengan No Tikijne 1371609620005
- Desa Pineung Banda Aceh dengan No Tikijne 1371605790009
- Kec.Kertak Hanyar Kab.Banjar Banjarmasin, Kalimantan Selatan dengan No Tikijne 1371597210004
- Vim Distrik Jayapura Selatan dengan No Tikijne 1369868120008
- Megamendung, Bogor dengan No Tikijne 1369868110009
- Sukabumi, Jawa Barat dengan No Tikijne 1369860130005
- Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan dengan No Tikijne 1369860140004
- Padang Lawas, Sumatera Utara dengan No No Tikijne 1362429000009
- Bontang, Kaltim dengan No Tikijne 1369041430009
- Tapanuli Selatan, Sumut dengan No Tikijne 1369041400002
- Banjarmasin dengan No Tikijne 1365431840007
- Surabaya dengan No Tikijne 1362428990004
- Padang Lawas, Sumatera Utara dengan No Tikijne 1362429000009
- Cileunyi, Bandung dengan No Tikijne 1362425250002
- Caruban, Madiun dengan No Tikijne 1362416090006
- Kedungsroko, Surabaya dengan No Tikijne 1360550430009
- Kadudampit, Sukabumi dengan No Tikijne 1360550440008
- Kutai Timur, Kalimantan Timur dengan No Tikijne 1360546680005
- Purwokerto dengan No Tikijne 1360546690004
- Tulung Agung, Jawa Timur dengan No Tikijne 1360544480003
- Nanggalo, Sumatera Barat dengan No Tikijne 1360542930005
- Pantai Cermin, Medan dengan No Barcode Pos Indonesia 11063759767
- Megamendung, Bogor dengan No Tikijne 1353248170004
- Pluit, Jakarta Utara dengan No Tikijne 1353237410005
- Batang, Jawa Tengah dengan No Tikijne 1353411280004
- Rangkas Bitung, Banten dengan No Tikijne 1353408610005
- Gianyar, Bali dengan No Tikijne 1353401660007
- Ende–Flores, (Nusa Tenggara Timur) dengan No Tikijne 1346786950009
- Martapura, Sumatera Selatan No Tikijne 1345822740000

==========================

TUNGGU APA LAGI, PESAN FOREDI SEKARANG JUGA!

FOREDI = For Ejakulasi Dini ( mencegah Ejakulasi Dini ) – Foredi adalah Ramuan tradisional Banten. Bentuk cairan jely dalam sachet. Berkhasiat sebagai antiseptik dan juga sangat berkhasiat mencegah Ejakulasi Dini.

Harga Retail Foredi: 1 Paket berisi 3 Sachet FOREDI = Rp 245.000,- (Sudah Termasuk Biaya Kirim ke Alamat Anda di Indonesia)
Cara Pemesanan SMS ke 0852-8990-8272 begin_of_the_skype_highlighting 0852-8990-8272 end_of_the_skype_highlighting, tuliskan: Pesan Foredi, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

FOREDI Gel Rekomendasi Pakar Seksologi Boyke Dian Nugraha = Membuat Ereksi Tahan Lebih Lama dan Wanita Bisa Orgasme Berkali-Kali, Pasangan Anda akan puas dan ketagihan berhubungan intim dengan Anda.
==========================

Rabu, 13 Oktober 2010

Bahaya Mie Instant: Usus Dipotong dan Kanker


mie instanBanyak anak kecil yang suka mie instan. Kadang selain tiap hari, bisa jadi mereka makan mie instan 2 kali atau bahkan selalu makan mie instan. Ini karena rasa mie instan yang gurih sekali karena memakai berbagai bumbu yang tak jarang berbahaya bagi kesehatan seperti MSG, perasa buatan sehingga rasanya jadi seperti rasa ayam, sapi, bakso, dsb, pengawet buatan, dan sebagainya.

Di tabloid Nova dikisahkan seorang anak yang bernama Hilal ususnya harus dipotong karena kebanyakan makan mie instan.

Sebaiknya jangan biarkan anak makan mie instan. Jika pun harus, masaklah air yang banyak. Sisihkan sebagian air untuk kuah dan masukan ke piring. Setelah itu baru masukan mie. Buang air rebusan mie (jangan dimakan). Bumbu cukup separuh dan perbanyak airnya hingga penuh agar bumbunya jadi hambar.

Memang jadinya kurang begitu enak. Tapi itu lebih baik ketimbang usus harus dipotong seperti kasus anak di bawah ini.

Di Kompas.com diberitakan Petugas Departemen Kesehatan dan Makanan Taiwan melakukan razia mendadak ke beberapa toko dan menyita mi instan Indomie produksi Indonesia. Mereka menyatakan, mi instan buatan Indofood tersebut mengandung dua bahan yang tidak diperkenankan untuk digunakan dalam makanan dan dilarang diperjualbelikan.

Menurut tes yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Taiwan, Indomie memiliki 2 bahan pengawet yang tidak lolos dalam klasifikasi barang impor, yaitu bahan pengawet hydroxy methyl benzoate pada minyak dan bahan pengawet benzoic acid pada bumbunya.

Kepala administrasi bagian medicine food Wang Shu Fen menyatakan, hydroxy methyl benzoate biasanya dipakai untuk bahan kosmetik. Taiwan sendiri melarang memakai bahan pengawet ini di dalam makanan. Adapun benzoic acid dipakai untuk bahan pengawet makanan, tetapi dilarang dipakai di mi instan. Bahan pengawet ini jika dikonsumsi berkepanjangan akan merusak kinerja liver, sakit maag, muntah, dan keracunan asidosis metabolik.
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/10/11/09130294/Indomie.Dirazia.Depkes.Taiwan

Sementara Pemerintah Singapura mengadakan investigasi pada produk Indomie untuk memastikan apakah Indomie mengandung kedua bahan berbahaya tersebut. Menurut AVA (Agri-Food and Veterinary Authority), Singapura juga tidak mengizinkan pemakaian zat pengawet itu pada produk mi instan.

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/10/12/10260648/Singapura.Investigasi.Indomie

Ada pun pemerintah Indonesia menyatakan Indomie aman karena kedua bahan berbahaya tersebut masih “dibawah ambang” batas pemakaian.

Usus Dipotong akibat Kebanyakan Mi Instan

Jumat, 21 Agustus 2009 | 12:38 WIB

Laporan wartawan NOVA Ester Sondang

MAKSUD hati membantu suami menambah penghasilan, apa daya anak jadi korban. Akibat kerap meninggalkan buah hatinya, Hilal Aljajira (6), Erna Sutika (32) kini harus menelan pil pahit. Usus Hilal bocor dan membusuk hingga harus dipotong. Rupanya tiap hari Hilal hanya menyantap mi instan karena di rumah tak ada orang yang memasakkan makanan untuknya. Berikut cerita Erna.

Saat usia Hilal menginjak 2 tahun, aku memutuskan bekerja, membantu keuangan keluarga mengingat

penghasilan suamiku, Saripudin (39), kurang mencukupi kebutuhan keluarga.

Aku bekerja di perusahaan pembuat bulu mata palsu, tak jauh dari rumah kami di Garut. Setiap berangkat kerja, Hilal kutitipkan kepada ibuku. Di situ, ibuku kerap memberinya mi instan. Bukan salah ibuku, sih, karena sebelumnya, aku juga suka memberinya makanan itu jika sedang tidak masak.

Ternyata, Hilal jadi “tergila-gila” makanan itu. Ia akan mengamuk dan mogok makan jika tak diberi mi instan. Ya, daripada cucunya kelaparan, ibuku akhirnya hanya mengalah dan menuruti kemauan Hilal. Lagi pula, kalau tidak diberi, Hilal pasti akan membeli sendiri mi instan di warung dekat rumah dengan uang jajan yang kuberikan. Praktis, sehari dua kali ia makan mi instan.

Dua kali dipotong
Kamis, 20 November 2008, Hilal mengeluh sakit perut. Kupikir sakit biasa. Anehnya, setelah tiga hari, sakitnya tak kunjung hilang dan ditambah ia tidak bisa buang air besar. Gara-gara itulah perutnya membesar.

Khawatir, kubawa Hilal ke mantri dekat rumah. Karena tetap tidak ada perubahan, kami kemudian membawanya ke RSU Dr Slamet, Garut. Ternyata hasil pemeriksaan dokter lebih menyeramkan dari yang kuduga. Kupikir, cukup dengan obat pencahar perut, sakit Hilal bisa segera sembuh. Rupanya tak segampang itu.

Hasil tes darah dan rontgen memperlihatkan, Hilal harus segera dioperasi karena beberapa bagian di ususnya bocor dan membusuk. Ketika kutanyakan apa penyebabnya, dokter menjawab, akibat dari kandungan makanan yang Hilal konsumsi selama ini tidak sehat dan membuat ususnya rusak. Saat itulah kutahu Hilal terlalu sering menyantap mi instan. Astagfirullah….

Atas rujukan dokter, kami kemudian membawa Hilal ke RS Hasan Sadikin, Bandung, dengan alasan peralatan medis di RS itu lebih lengkap. Sejak awal, tim dokter sudah pesimistis dengan kondisi Hilal yang begitu memprihatinkan dengan berat badan yang tidak sampai 11 kg. Dokter juga bilang, dari puluhan kasus serupa, hanya tiga orang yang bertahan hidup. Aku hanya bisa berserah pada Allah SWT.

Baru pada 25 November 2008 operasi dilakukan di RS Immanuel, Bandung. Saat itu aku sedang hamil tiga bulan. Dokter mengamputasi usus Hilal sekitar 10 cm. Untuk menyatukan bagian usus yang terputus itu, dokter menyambungnya dengan usus sintetis. Selain itu, dokter juga membuat lubang anus sementara (kolostomi) di dinding perut sebelah kanan.

Utang belum lunas
Ternyata cobaan kami belum berakhir sampai di situ. Tiga hari kemudian, dokter menemukan masih ada bagian usus yang bocor. Mau tidak mau, Hilal harus kembali naik ke meja operasi dan merelakan sebagian ususnya lagi.

Jelas, aku dan suami sangat ingin Hilal sembuh. Namun, di sisi lain, penghasilanku sebagai buruh tidaklah seberapa. Setiap bulan, aku hanya bisa membawa pulang uang Rp 250.000 atau Rp 300.000 kalau lembur. Adapun suamiku penghasilannya tidak pernah menentu. Maklum, ia hanya kuli kasar di pabrik tahu di Bandung.

Sejak Hilal jatuh sakit, aku memutuskan berhenti bekerja. Alhasil, suamiku harus banting tulang mengerjakan pekerjaan apa pun asal menghasilkan uang. Kendati sudah bekerja begitu keras, rasanya sia-sia saja. Biaya operasi Hilal yang mencapai Rp 16 juta terasa begitu besar dan entah kapan bisa dilunasi. Apalagi, kami hanya punya waktu 10 hari untuk melunasinya. Untung pihak rumah sakit berbaik hati memberi kelonggaran waktu dua hari sehingga kami masih sempat meminjam uang ke beberapa keluarga dan tetangga.

Demi kesembuhan Hilal pula, kami harus lebih berhemat. Rumah kontrakan kami tinggalkan dan kami menumpang di rumah orangtuaku. Sebenarnya uang kontrakan rumah itu tidak terlalu besar, hanya Rp 300.000 per tahun, tapi tetap saja uang sebesar itu sangat berarti untuk biaya pengobatan Hilal.

Kata dokter, kolostomi di perut Hilal sudah bisa ditutup setelah tiga bulan. Namun, baru setelah delapan bulan kemudian, tepatnya 23 Juli 2009, operasi penutupan dilakukan. Apalagi kalau bukan masalah biaya. Itu pun bisa dilakukan karena kami dapat bantuan dari sebuah stasiun televisi swasta sebesar Rp 14 juta.

Kamis, 16 September 2010

penyakit Ginjal

Penyakit Gagal Ginjal

Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine.

Penyakit gagal ginjal ini dapat menyerang siapa saja yang menderita penyakit serius atau terluka dimana hal itu berdampak langsung pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal lebih sering dialamai mereka yang berusia dewasa, terlebih pada kaum lanjut usia.

A. Penyebab Gagal Ginjal

Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang didedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal. Adapun beberapa penyakit yang sering kali berdampak kerusakan ginjal diantaranya :
  • Penyakit tekanan darah tinggi (Hypertension)
  • Penyakit Diabetes Mellitus (Diabetes Mellitus)
  • Adanya sumbatan pada saluran kemih (batu, tumor, penyempitan/striktur)
  • Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik
  • Menderita penyakit kanker (cancer)
  • Kelainan ginjal, dimana terjadi perkembangan banyak kista pada organ ginjal itu sendiri (polycystic kidney disease)
  • Rusaknya sel penyaring pada ginjal baik akibat peradangan oleh infeksi atau dampak dari penyakit darah tinggi. Istilah kedokterannya disebut sebagai glomerulonephritis.

Adapun penyakit lainnya yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi ginjal apabila tidak cepat ditangani antara lain adalah ; Kehilangan carian banyak yang mendadak ( muntaber, perdarahan, luka bakar), serta penyakit lainnya seperti penyakit Paru (TBC), Sifilis, Malaria, Hepatitis, Preeklampsia, Obat-obatan dan Amiloidosis.

Penyakit gagal ginjal berkembang secara perlahan kearah yang semakin buruk dimana ginjal sama sekali tidak lagi mampu bekerja sebagaimana funngsinya. Dalam dunia kedokteran dikenal 2 macam jenis serangan gagal ginjal, akut dan kronik.

B. Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Ginjal

Adapun tanda dan gejala terjadinya gagal ginjal yang dialami penderita secara akut antara lain : Bengkak mata, kaki, nyeri pinggang hebat (kolik), kencing sakit, demam, kencing sedikit, kencing merah /darah, sering kencing. Kelainan Urin: Protein, Darah / Eritrosit, Sel Darah Putih / Lekosit, Bakteri.

Sedangkan tanda dan gejala yang mungkin timbul oleh adanya gagal ginjal kronik antara lain : Lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat/anemi. Kelainan urin: Protein, Eritrosit, Lekosit. Kelainan hasil pemeriksaan Lab. lain: Creatinine darah naik, Hb turun, Urin: protein selalu positif.

C. Penentuan Diagnosa Gagal Ginjal

Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Beliau akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal. Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine. Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.

D. Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal

Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.

Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.

E. Tindakan Pencegahan Terserang Penyakit Ginjal

Kita yang dalam kondisi "merasa sehat" setidaknya diharapkan dapat melakukan pemeriksaan kedokter/kontrol/laboratorium. Sedangkan bagi mereka yang dinyatakan mengalami gangguan Ginjal, baik ringan atau sedang diharapkan berhati-hati dalam mengkonsumsi oabat-obatan seperti obat rematik, antibiotika tertentu dan apabila terinfeksi segera diobati, Hindari kekurangan cairan (muntaber), Kontrol secara periodik. Semoga artikel ini berguna bagi Anda yang membutuhkan, Terima kasih.

AIDS dan Penanganannya

Kali ini saya akan mencoba membahas mengenai pengertian penyakit AIDS, penyebab penyakit AIDS, Pola atau cara penularan penyakit AIDS serta penanganan dan pengobatan yang diberikan kepada penderita penyakit HIV+ atau AIDS.

AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome. Penyakit AIDS yaitu suatu penyakit yang ditimbulkan sebagai dampak berkembangbiaknya virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) didalam tubuh manusia, yang mana virus ini menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga mengakibatkan rusaknya sistem kekebalan tubuh. Hilangnya atau berkurangnya daya tahan tubuh membuat si penderita mudah sekali terjangkit berbagai macam penyakit termasuk penyakit ringan sekalipun.

Virus HIV menyerang sel CD4 dan menjadikannya tempat berkembang biak Virus HIV baru, kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sebagaimana kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika tubuh kita diserang penyakit, Tubuh kita lemah dan tidak berupaya melawan jangkitan penyakit dan akibatnya kita dapat meninggal dunia meski terkena influenza atau pilek biasa.

Ketika tubuh manusia terkena virus HIV maka tidaklah langsung menyebabkan atau menderita penyakit AIDS, melainkan diperlukan waktu yang cukup lama bahkan bertahun-tahun bagi virus HIV untuk menyebabkan AIDS atau HIV positif yang mematikan.

  • Cara Penularan virus HIV AIDS
  • 1. Melalui darah. misalnya ; Transfusi darah, terkena darah HIV+ pada kulit yang terluka, jarum suntik, dsb.

    2. Melalui cairan semen, air mani (sperma atau peju Pria). misalnya ; seorang Pria berhubungan badan dengan pasangannya tanpa menggunakan kondom atau pengaman lainnya, oral sex, dsb

    3. Melalui cairan vagina pada Wanita. misalnya ; Wanita yang berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dsb.

    4. Melalui Air Susu Ibu (ASI). misalnya ; Bayi meminum ASI dari wanita hiv+, Pria meminum susu ASI pasangannya, dsb.

    Adapun cairan tubuh yang tidak mengandung Virus HIV pada penderita HIV+ antara lain Saliva (air liur atau air ludah), Feses (kotoran atau tinja), Air mata, Air keringat
    serta Urine (Air seni atau air kencing).

  • Tanda dan Gejala Penyakit AIDS
  • Seseorang yang terkena virus HIV pada awal permulaan umumnya tidak memberikan tanda dan gejala yang khas, penderita hanya mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh saat mendapat kontak virus HIV tersebut. Setelah kondisi membaik, orang yang terkena virus HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan perlahan kekebelan tubuhnya menurun/lemah hingga jatuh sakit karena serangan demam yang berulang. Satu cara untuk mendapat kepastian adalah dengan menjalani Uji Antibodi HIV terutamanya jika seseorang merasa telah melakukan aktivitas yang berisiko terkena virus HIV.

    Adapun tanda dan gejala yang tampak pada penderita penyakit AIDS diantaranya adalah seperti dibawah ini :

    1. Saluran pernafasan. Penderita mengalami nafas pendek, henti nafas sejenak, batuk, nyeri dada dan demam seprti terserang infeksi virus lainnya (Pneumonia). Tidak jarang diagnosa pada stadium awal penyakit HIV AIDS diduga sebagai TBC.

    2. Saluran Pencernaan. Penderita penyakit AIDS menampakkan tanda dan gejala seperti hilangnya nafsu makan, mual dan muntah, kerap mengalami penyakit jamur pada rongga mulut dan kerongkongan, serta mengalami diarhea yang kronik.

    3. Berat badan tubuh. Penderita mengalami hal yang disebut juga wasting syndrome, yaitu kehilangan berat badan tubuh hingga 10% dibawah normal karena gangguan pada sistem protein dan energy didalam tubuh seperti yang dikenal sebagai Malnutrisi termasuk juga karena gangguan absorbsi/penyerapan makanan pada sistem pencernaan yang mengakibatkan diarhea kronik, kondisi letih dan lemah kurang bertenaga.

    4. System Persyarafan. Terjadinya gangguan pada persyarafan central yang mengakibatkan kurang ingatan, sakit kepala, susah berkonsentrasi, sering tampak kebingungan dan respon anggota gerak melambat. Pada system persyarafan ujung (Peripheral) akan menimbulkan nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki, reflek tendon yang kurang, selalu mengalami tensi darah rendah dan Impoten.

    5. System Integument (Jaringan kulit). Penderita mengalami serangan virus cacar air (herpes simplex) atau carar api (herpes zoster) dan berbagai macam penyakit kulit yang menimbulkan rasa nyeri pada jaringan kulit. Lainnya adalah mengalami infeksi jaringan rambut pada kulit (Folliculities), kulit kering berbercak (kulit lapisan luar retak-retak) serta Eczema atau psoriasis.

    6. Saluran kemih dan Reproduksi pada wanita. Penderita seringkali mengalami penyakit jamur pada vagina, hal ini sebagai tanda awal terinfeksi virus HIV. Luka pada saluran kemih, menderita penyakit syphillis dan dibandingkan Pria maka wanita lebih banyak jumlahnya yang menderita penyakit cacar. Lainnya adalah penderita AIDS wanita banyak yang mengalami peradangan rongga (tulang) pelvic dikenal sebagai istilah 'pelvic inflammatory disease (PID)' dan mengalami masa haid yang tidak teratur (abnormal).

  • Penanganan dan Pengobatan Penyakit AIDS
  • Kendatipun dari berbagai negara terus melakukan researchnya dalam mengatasi HIV AIDS, namun hingga saat ini penyakit AIDS tidak ada obatnya termasuk serum maupun vaksin yang dapat menyembuhkan manusia dari Virus HIV penyebab penyakit AIDS. Adapun tujuan pemberian obat-obatan pada penderita AIDS adalah untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh, meningkatkan kualitas hidup bagi meraka yang diketahui terserang virus HIV dalam upaya mengurangi angka kelahiran dan kematian.

    Kita semua diharapkan untuk tidak mengucilkan dan menjauhi penderita HIV karena mereka membutuhkan bantuan dan dukungan agar bisa melanjutkan hidup tanpa banyak beban dan berpulang ke rahmatullah dengan ikhlas.